Firman Syah - Mengenal Ragam Potensi Pariwisata

21 Ratu termasuk yang bernilai historis, Gua Lawa dan Gua Wili kaya akan makhluk hidup sehingga bernuansa ilmiah, dan lain sebagainya. Gua di Pulau Nusakambangan dimanfaatkan oleh penduduk untuk keperluan domestik, misalnya irigasi, mencari kelelawar dan mengambil kotoran kelelawar (guano), ziarah, dan sebagainya. Ciri-ciri gua sendiri tergolong beragam. Ada yang vertikal, horizontal, dialiri sungai bawah tanah, dan ada pula yang telah kering dengan berbagai macam ornamen di dalamnya. Beberapa ornamen gua yang ditemukan pada gua-gua di Pulau Nusakambangan seperti stalaktit, straw, stalakmit, kolom atau tiang, canopy, gordyn, draperies, gourdam, dan chamber. Masih di Jawa, tepatnya Kabupaten Pacitan Jawa Timur sendiri memiliki daya tarik Gua Gong. Menurut riset [16], Gua Gong memiliki keunikan pada keragaman bentuk stalaktit dan stalakmit, penamaan ruang-ruang, penamaan sendang, serta mitos yang dipercayai oleh masyarakat. Beberapa keunggulan yang dimiliki ditinjau secara geografi, lokasi Gua Gong cukup strategis karena paling mudah dijangkau jika dibandingkan dengan objek wisata lain dan dilalui oleh jalur-jalur menuju objek wisata lain. Aksesibilitas mudah dijangkau dengan kondisi jalan baik dan disediakan rambu-rambu serta penerangan jalan dan pagar pengaman di pinggir jalan yang memudahkan wisatawan menuju ke lokasi. Mengingat daerah tersebut melalui tikungan, tanjakan, dan turunan. Terlebih daerah letak gua tersebut merupakan kawasan wisata yang sejak 1995 sudah menjadi daerah pertanian. Sayangnya, akomodasi (hotel) dan rumah makan masih sangat

RkJQdWJsaXNoZXIy MTM3NDc5MQ==