Imam Hariadi Sasongko - Mekanika Tanah 1

11 yang terbentuk. Untuk itu diperlukan perhitungan kemiringan galian yang cermat sehingga tidak menimbulkan kelongsoran yang dapat menyebabkan terjadinya tanah longsor. • Jumlah titik bor dan kedalaman, jumlah sample dan pengujian tanah yang mewakili perhitungan secara statistik. Kesulitan utama para perencana geoteknik adalah menentukan hal tersebut, mengingat bahwa di dalam tanah tidak terlihat dari atas. Pengalaman terhadap investigasi, dan rencana pembebanan tanah yang akan dilakukan sangat membantu dalam menentukan jumlah titik, kedalaman, jumlah sample dan uji tanah yang sesuai sehingga perencana dapat menentukan dengan “tepat” konstruksi yang sesuai yang akan diterapkan pada tanah tersebut. • Penggunaan suatu area sebagai quarry Quarry, biasa juga disebut borrow area merupakan daerah/area dimana tanah yang ada akan digunakan untuk melakukan penimbunan di daerah lain perlu di investigasi dan diuji kemampuannya akan jenis, kekuatan, kemampupadatan dan kecepatan pelapukan sehingga para perencana mengetahui karakteristik tersebut dengan baik sebelum tanah tersebut dipindahkan di daerah lain. Hal ini diperlukan agar di dalam menentukan tanah yang sesuai untuk suatu daerah timbunan tertentu mempunyai kinerja yang diharapkan.

RkJQdWJsaXNoZXIy MTM3NDc5MQ==