Imam Hariadi Sasongko - Mekanika Tanah 1

52 LABORATORIUM MEKANIKA TANAH Proyek : Diuji Oleh : JURUSAN TEKNIK SIPIL Lokasi : Nama : POLITEKNIK NEGERI JAKARTA No. Titik : Kelompok : No. Sample : Kelas : Kedalaman : Tanggal Uji : HASIL PEMERIKSAAN No. # ( mm ) % LOLOS NO. 4 4,75 NO. 10 2,00 NO. 20 0,840 NO. 40 0,425 NO. 60 0,250 NO. 100 0,150 NO. 200 0,075 Diskripsi Tanah : Cu = D60/D10 = …………………… Cc = D30 2/(D10*D60) = …………… IP = …………….. Klasifikasi Tanah : ……………… System : Unified Soil Classification Saringan (US. Standard) 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 0.001 0.01 0.1 1 10 % LOLOS SARINGAN DIAMETER BUTIRAN (mm) DISTRIBUTION UKURAN BUTIR Gambar 3.3. Form grafik uji hasil analisis ayakan (Sumber: Dokumen Pribadi) 3.3. Uji Analisis Hydrometer Uji hydrometer merupakan uji yang digunakan untuk melanjutkan gambar diagram aliran butir. Pengujian hydrometer diakukan untuk menentukan gradasi butir-butir halus (diameter < 0,074 mm) serta menentukan distribusinya. Prinsip pengujian hydrometer dilakukan dengan cara mengendapkan larutan tanah yang lolos saringan no. 200 dengan air bercampur deflocculating agent. Larutan akan mengendap dengan kecepatan sesuai dengan diameter butir asalkan mempunyai berat jenis yang sama, sesuai dengan Hukum Stoke. Hasil uji ini kemudian digunakan untuk melanjutkan gambar diagram ukuran butir.

RkJQdWJsaXNoZXIy MTM3NDc5MQ==