Murie Dwiyaniti - Instrumentasi & Proses Kontrol

121 Bab 6 Pengukuran Aliran Fluida 6.1 Tujuan Pembelajaran Setelah membaca Bab 6, pembaca dapat: a. Menjelaskan prinsip kerja pengukuran aliran fluida b. Menjelaskan jenis-jenis instrumentasi aliran fluida c. Menjelaskan aplikasi pengukuran aliran fluida di industri 6.2 Pendahuluan Pengukuran aliran fluida sangat penting didalam industri proses seperti kilang minyak (refinery), pembangkit listrik (power plant) dan industri kimia (petrochemical). Pada industri proses seperti ini diperlukan penentuan kuantitas dari suatu fluida (liquid, gas atau steam) yang mengalir melalui suatu titik pengukuran, baik didalam saluran yang tertutup (pipe) maupun saluran terbuka (open channel). Kuantitas yang ditentukan antara lain ; laju aliran volume (volume flow rate), laju aliran massa (mass flow rate), dan kecepatan aliran (flow velocity). Instrumen untuk melakukan pengukuran kuantitas aliran fluida ini disebut flowmeter. Aliran dapat diklasifikasikan (digolongkan) dalam banyak jenis seperti: turbulen, laminar, nyata, ideal, mampu balik, tak mampu balik, seragam, tak seragam, rotational, tak rotational. Aliran fluida melalui instalasi (pipa) terdapat dua jenis aliran,

RkJQdWJsaXNoZXIy MTM3NDc5MQ==