Murie Dwiyaniti - Instrumentasi & Proses Kontrol

xx Gambar 9.8. Respon proses akibat perubahan setpoint Gambar 9.9. (a) Problem servo: Respon proses dalam menanggapi perubahan Setpoint (b) Problem Regulator: Respon proses dalam menanggapi perubahan beban (gangguan) Gambar 9.10. Sistem Heat Exchanger Gambar 9.11. Pengendalian suhu fluida output dengan Loop PID tunggal Gambar 9.12. Pengontrolan temperature fluida output dapat dilakukan dengan cara meregulasi laju aliran steam Gambar 9.13. Skema kontrol Cascade pada Sistem Heat Exchange Gambar 9.14. Pengaruh perubahan steam pada sistem kontrol PID tunggal vs sistem kontrol Cascade Gambar 9.15. Blok diagram Struktur Kontrol Cascade Gambar 9.16. Skema kontrol Feedforward-feedback pada Sistem Heat Exchanger Gambar 9.17. Blok diagram struktur kontrol Feedforwardfeedback Gambar 9.18. Pengaruh gangguan pada sistem kontrol PID tunggal vs sistem kontrol Feedforward – feedback Gambar 9.19. Diagram proses pencampuran dua buah fluida Gambar 9.20. Diagram proses pencampuran dua buah fluida Gambar 10.1. Arsitektur DCS secara umum Gambar 10.2. HIS pada DCS Yokogawa Gambar 10.3. Contoh FCS DCS Yokogawa Gambar 10.4. Diagram blok sistem pengendalian dengan DCS 233 235 236 237 238 239 240 241 242 243 244 245 249 250 251 253 255

RkJQdWJsaXNoZXIy MTM3NDc5MQ==