Rina Ningtyas - Tren Teknologi Kemasan Pangan

13 3. Kemasan logam (kaleng) Kemasan kaleng adalah kemasan pangan yang umumnya di- aplikasikan pada berbagai produk baik produk padat, cair dan gas. Kemasan ini memiliki karakteristik ringan, bentuk tetap, tahan suhu dan tekanan tinggi, tidak transparan, mempunyai ketahanan yang sangat baik terhadap cahaya, uap air, dan mikroorganisme, dan memiliki kekuatan tensil yang bagus serta medium pembawa panas. Kemasan ini dapat bermigrasi ke dalam makanan yang dike- mas, sehingga untuk aplikasinya dibutuhkan pelapis atau enam- el yang disesuikan dengan jenis produk yang digunakan. Enamel merupakan pelapis yang berfungsi melindungi metal dari terjadin- ya korosi karena kontak langsung dengan pangan, beberapa contoh enamel yaitu polibutadiena, epoxy, fenolik, dan vinil. Kemasan kaleng memiliki ketahanan terhadap panas dan tekanan tinggi, sehingga kemasan ini banyak diaplikasikan pada sterilisasi komersial. Dimana produk komersial adalah produk yang bisa disimpan pada suhu ruang dalam jangka sampai dua tahun, den- gan contoh produk sarden dan kornet. Selain itu, kemasan kaleng ini adalah ramah lingkungan. Hal ini dikarenakan kaleng aman untuk digunakan kembali dengan cara didaur ulang, dengan cara dilebur- kan dan dicetak kembali menjadi lembaran baja yang baru. Kemasan kaleng bersifat tidak trasnparan sehingga produk ti- dak dapat terlihat dan apabila pangan rusak sulit untuk diketahui. Umumnya kerusakan kemasan kaleng dapat dilihat dari struktur ke- masan kaleng yang sudah tidak normal seperti bergebung dan ketika kemasan dibuka sudah mengeluarkan bau yang tidak seharusnya. 4. Kemasan plastik Kemasan plastik adalah jenis kemasan yang mendominasi80% industri kemasan di Indonesia. Beberapa nama plastik yang umum digunakan adalah HDPE (High DensityPolyethylene), LDPE( Low Density Polyethylene), PP (Polypropylene), PVC (Polyvinyl chloride), PS (Polystryrene), dan PC (Polycarbonate). PE (Polyeth- ylene) dan PP mempunyai banyak kesamaan dan sering disebut se- bagai polyolefin. Setiap jenis plastik memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Jenis plastik mempunyai karakteristik dan tingkat ba- haya yang berbeda, yang dipengaruhi oleh bahan kimia penyusun, jenis pangan yang dibungkus (asam, berlemak), suhu dan lama kon-

RkJQdWJsaXNoZXIy MTM3NDc5MQ==