Firman Syah - Mengenal Ragam Potensi Pariwisata

165 yang dimiliki tersebut berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik dan Filipina. Potensi suatu destinasi wisata di Morotai dapat dirancang dan diimplementasikan menggunakan Sistem informasi Geografis (SIG) seperti untuk melakukan pemetaan terhadap potensi tanaman pangan. Dengan demikian dapat memberikan kemudahan bagi pihak Dinas Pertanian dalam memberikan informasi data terkait potensi lokasi tanaman pangan agar wisatawan dapat mengakses informasi lokasi secara cepat [161]. Tampilan yang disediakan dalam SIG tersebut mulai dari tampilan menu admin sebagai pengelola data dan tampilan menu user sebagai pengguna data. Dengan SIG tersebut setidaknya memberikan kemudahan bagi semua pihak. SIG tersebut juga dirancang untuk beberapa destinasi wisata alam di Pulau Morotai dengan potensi pariwisata yang sudah masuk kategori KSPN. Sebagai kegiatan sistem analisis digunakan model driven yang berorientasi pada suatu objek, sedangkan pengembangan sistem dan perancangan aplikasi menggunakan model prototyping. Diharapkan aplikasi GIS ini dapat memberikan petunjuk spasial secara global atas sebaran informasi yang menjadi objek wisata di Pulau Morotai. Langkah dalam perancangan sistem yakni use case diagram terdiri atas Login, Kelola Lokasi, Kelola Kategori, Pencarian Lokasi, dan Kelola admin. Sementara beberapa langkah dalam pengembangan sistem (model prototyping) yaitu tahap pengumpulan kebutuhan (melakukan observasi), tahap quick design (membuat konsep rancangan), tahap pembangunan prototype (menggunakan alat bantu diagram UML), dan tahap

RkJQdWJsaXNoZXIy MTM3NDc5MQ==