Muryeti - Tinta Cetak dan Coating

59 Penggunaan tinta cetak harus disesuaikan dengan teknik cetak yang digunakan, misalnya untuk tinta ofset sebaiknya digunakan untuk teknik cetak ofset, karena proses cetak ofset merupakan salah satu teknik cetak yang kompleks yang mrnggunakan sistem tolak menolak antara air dan minyak, sehingga diperlukan persyaratan khusus yangdimiliki oleh tinta cetakyang tahan terhadap air,memiliki nilai kekentalan (viskositas) yang tinggi dan kelengketan yang tinggi. Karena tinta ofset menggunakan air yang dapat mempengaruhi nilai kekentalan tinta yang disebabkan oleh merembesnya air kedalam tinta. 6.2.2. Jenis Tinta Cetak berdasarkan Kekentalannya Berdasarkan kekentalannya (Viskositas), tinta cetak dapat diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yaitu: 1. Tinta kental (paste ink) Jenis tinta ini banyak dipakai dalam teknik cetak letterpress dan ofset. Tinta cetak ini harus memiliki viskositas tinggi dan kaku sehingga diperlukan serangkaian rol-rol pada mesin cetak untuk mendistribusikan tinta dan merataka lapisan tinta menjadi lapisan yang tipis dan merata pada bahan cetak. Komponen penyusun tinta cetak kental adalah pigmen, resin dan minyak (oil). Yang membedakan dari tinta berdasarkan kekentalannya adalah jenis vernisnya, yang terbuat dari resin dan minyak. 2. Tinta encer (liquid ink) Tinta cetak encer banyak digunakan untuk teknik cetak rotogravur, fleksografi dan cetak sablon (cetak saring). Tinta ini kebanyakan digunakan pada sistem pencetakan pengalihan langsung dari acuan ke bahan cetak. Sedangkan sistem pengeringannya dengan cara penguapan dan penyerapan. Komponen penyusun tinta cetak adalah resin dan pelarut (solvent). Pelarut yang digunakan dalam tinta cetak encer harus mudah menguap.

RkJQdWJsaXNoZXIy MTM3NDc5MQ==